Polrinews.com – Jakarta: Pada arus mudik dan balik Lebaran tahun 2024, jumlah insiden kecelakaan berkurang menjadi 2.985 kasus, menandai penurunan 13 persen dari tahun sebelumnya yang mencatat 3.412 kejadian, demikian dinyatakan oleh Irjen Pol Aan Suhanan, selaku Kakorlantas Polri.
“Kita bersyukur ada pengurangan jumlah kasus cukup signifikan,” tutur Aan dalam rilis pada tanggal 16 April 2024 dikutip dari humas.polri.go.id.
Aan menginformasikan bahwa terjadi pengurangan dalam angka kematian akibat insiden kecelakaan selama periode mudik dan balik tahun ini, yaitu sebanyak 429 jiwa, turun 17 persen dari tahun lalu yang berjumlah 519 jiwa.
Namun, terdapat peningkatan pada jumlah korban luka berat yang kini berjumlah 533 orang dari sebelumnya 427 orang, sedangkan korban luka ringan menurun dari 4.645 menjadi 3.983 orang.
Sementara itu, Brigadir Jenderal Raden Slamet Santoso yang menjabat sebagai Direktur Penegakan Hukum Korps Lalu Lintas Polri, memberitakan penurunan kasus kecelakaan selama arus mudik Lebaran 2024 hingga mencapai angka 15 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2023.
Baca Juga : Catat! Nomor Penting Saat Mudik Lebaran 2024
Data yang dikumpulkan selama pelaksanaan Operasi Ketupat yang berlangsung dari 4 April hingga 11 April 2024 ini juga menunjukkan bahwa terdapat dekrementasi sebesar 3 persen dalam korban meninggal dunia jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jelas Slamet dalam keterangan resmi yang dibagikan.
Penyebab utama kecelakaan yang tercatat selama periode ini, menurut Slamet, mayoritas adalah akibat pengemudi yang tidak memelihara jarak aman, mencakup 32 persen dari total kejadian.
Hal ini kemudian diikuti oleh insiden saat membuat belokan (16 persen), kesalahan mengubah arus lalu lintas (13 persen), dan kelalaian dalam proses menyalip (11 persen).
Meski trend kecelakaan menunjukkan penurunan, ada beberapa tipe kecelakaan yang mengalami peningkatan, seperti kecelakaan tunggal naik menjadi 79 kasus (14 persen), kecelakaan dengan benturan antara kendaraan secara langsung dari depan meningkat 3 persen menjadi 92 kasus, dan tabrakan beruntun yang justru turun sebesar 9 persen.
Slamet menyampaikan pesan kepada mereka yang akan melakukan perjalanan pada arus balik, khususnya menuju wilayah Jakarta dan sekitarnya, untuk memastikan bahwa kondisi fisik pengemudi dan kendaraan terjaga, tidak ragu beristirahat ketika merasa lelah, serta mentaati petunjuk dari para petugas kepolisian di lapangan.
“Selalu patuh pada regulasi lalu lintas yang ada demi keselamatan bersama,” imbaunya.
Baca Juga : Tugas dan Fungsi Korlantas Polri dalam Mengoptimalkan Keselamatan Berlalu Lintas
Dapatkan informasi terupdate berita polpuler Polisiku setiap hari dari Polrinews.com. Untuk kerjasama lainya bisa kontak email atau sosial media polrinews lainya.














