Jakarta – Polisi masih melakukan pengejaran terhadap pencopet yang beraksi pada acara pemilihan Abang None Jakarta, meskipun pelaku sudah mengembalikan ponsel milik korban melalui kurir. Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Ruslan Basuki, menyampaikan bahwa penyelidikan terus berjalan dengan analisis rekaman CCTV yang merekam kejadian tersebut.
“Saat ini Unit Reskrim Polsek Metro Menteng masih melakukan penyelidikan, termasuk analisis rekaman CCTV pada waktu kejadian,” ujar Ruslan pada Selasa (30/9/2025).
Meski korban, seorang pegawai Pemprov DKI Jakarta bernama Farhan Fuzan, tidak membuat laporan polisi, penyidik tetap memburu pelaku dan berjanji akan menginformasikan perkembangan kasus lebih lanjut. Pengembalian HP dilakukan sehari setelah pencopetan terjadi pada Jumat (26/9/2025) di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, tempat berlangsungnya acara Abang None Jakarta.
Dalam video viral yang beredar, tampak proses penyerahan HP yang diduga hasil copet, sementara Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno (Doel) berjalan di dekat lokasi. Korban menerima kembali HP miliknya pada Sabtu (27/9/2025) melalui jasa kurir.
Sanyoto, Kepala Seksi Industri Sudin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Barat, menyatakan bahwa pelaku bermaksud baik dengan mengembalikan HP melalui kurir. Setelah itu, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Metro Menteng untuk memberikan keterangan.
“Terima kasih banyak kepada semua pihak yang membantu. Alhamdulillah HP saya sudah kembali dalam kondisi utuh,” kata korban.
Pihak Polsek Metro Menteng menegaskan akan tetap mencari pencopet untuk memastikan kasus ini tuntas, walaupun korban tidak melanjutkan proses laporan polisi. Analisis rekaman CCTV menjadi salah satu fokus utama penyelidikan untuk menemukan identitas pelaku dan mengambil langkah hukum selanjutnya.














