Semarang – Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan revitalisasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Nasional Presisi di wilayah hukum Polda Jawa Tengah (Jateng). Dalam arahannya yang disampaikan di Aula Borobudur Dirlantas Polda Jawa Tengah, Selasa (21/10/2025), Irjen Agus memberikan apresiasi atas kinerja Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jateng dalam penegakan hukum berbasis digital melalui ETLE.
Ia menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2024, terdapat peningkatan signifikan dalam penindakan pelanggaran lalu lintas dengan sistem elektronik di wilayah Jawa Tengah, antara lain kenaikan penilangan tervalidasi sebesar 172 persen dan kenaikan pembayaran tilang sebesar 152 persen. “Saya sampaikan apresiasi kepada Dirlantas Polda Jawa Tengah dan para Kasat Lantas serta pejabat utama Dirlantas atas pencapaian tersebut,” ujar Kakorlantas.
Selain memuji pencapaian, Irjen Agus juga berpesan agar polisi lalu lintas bersikap ramah dan humanis terhadap masyarakat, khususnya pengguna jalan. Ia mengingatkan pentingnya layanan yang mengedepankan pelayanan berbasis pendekatan humanis dan edukatif di era digital dan media sosial yang sangat dominan. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan program “Polantas Menyapa” agar terus dijalankan guna membangun hubungan baik antara polisi, komunitas pengemudi, dan pengguna jalan lainnya.
Kakorlantas juga menegaskan bahwa meskipun penegakan hukum tetap dilakukan, aspek humanis dan edukasi menjadi prioritas utama untuk membuat pengguna jalan sadar akan aturan tanpa harus menimbulkan rasa permusuhan. Ia menyatakan bahwa teknologi digital, seperti kamera ETLE, harus menjadi ujung tombak penegakan hukum dengan target penggunaan mencapai 95 persen dibandingkan metode tilang manual sebesar 5 persen.
“Saat ini di Indonesia baru terpasang 1.263 kamera ETLE. Saya menargetkan pada tahun 2026 jumlah kamera ETLE yang terpasang mencapai 5.000 unit secara nasional,” katanya. Irjen Agus menjelaskan berbagai jenis teknologi ETLE yang telah diterapkan, termasuk ETLE statis, handheld, mobile, onboard, portable, dan penggunaan drone yang diharapkan bisa dikembangkan lebih lanjut sesuai kebutuhan dan kondisi lapangan.
Dalam kunjungan ini, Kakorlantas didampingi oleh Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Latif Usman, Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal, Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Pratama, dan Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol Matrius.














