Semarang, Jawa Tengah – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menghadiri rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Operasi Ketupat 2026 yang diselenggarakan pada Kamis, 23 April 2026, di Semarang. Dalam kesempatan ini, Menhub menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya jajaran Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, atas dedikasi dan kerja sama yang kuat dalam mengawal pergerakan jutaan pemudik selama masa angkutan Lebaran 2026.
“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Polri, khususnya seluruh jajaran Korlantas, atas kerjasama yang sangat erat, solid, dan penuh dedikasi selama penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026,” ungkap Dudy Purwagandhi.
Menhub menegaskan bahwa rapat Anev ini bukan semata bentuk seremoni, melainkan momen penting untuk melakukan evaluasi kinerja dengan jujur dan terbuka. Ia menekankan pentingnya mengidentifikasi kekurangan sekaligus merayakan keberhasilan dalam penyelenggaraan arus mudik.
“Evaluasi harus dilakukan secara jujur, terbuka, dan konstruktif. Rapat anev ini penting bukan hanya untuk melihat apa yang telah berhasil, tetapi juga untuk menandai apa yang masih perlu kita perbaiki,” jelasnya.
Dudy menambahkan bahwa faktor utama keberhasilan pengamanan tahun ini adalah sinergi lintas sektoral yang kuat. Kolaborasi antara Kementerian Perhubungan, Polri, pemerintah daerah, dan operator transportasi terbukti efektif dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
Salah satu poin penting yang disoroti Menhub adalah efektivitas kebijakan rekayasa lalu lintas di jalur strategis, termasuk penerapan sistem satu arah (one way) nasional, one way sepenggal, dan contraflow yang berhasil mengurangi kepadatan kendaraan.
“Salah satu yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat adalah kebijaksanaan rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan one way nasional strategis arus mudik dan balik,” tambah Dudy.
Menutup arahannya, Menhub mengungkapkan harapan agar Korlantas Polri tidak cepat berpuas diri dengan capaian yang telah diraih. Ia mendorong munculnya inovasi dan terobosan baru berbasis teknologi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya sangat berharap rekan-rekan jajaran Korlantas semakin banyak terobosan dan inovasi baru sehingga pelayanan khusus kepada masyarakat dapat lebih baik lagi,” tutupnya.
Pertemuan Anev tersebut diharapkan menghasilkan rumusan strategis yang menjadi cetak biru pengamanan jalur mudik tahun-tahun mendatang demi terciptanya transportasi yang lebih aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh masyarakat Indonesia.














