Jakarta – Dalam memperkuat hubungan antara pengemudi ojek online (ojol) dan institusi kepolisian, Organisasi Ojol Jambi menyampaikan rasa terima kasih serta harapan terhadap dukungan yang telah diterima.
Program Polantas Menyapa Ojol yang diinisiasi oleh kepolisian memberikan manfaat nyata bagi para driver ojol di Indonesia, khususnya di Kota Jambi. Program ini tidak hanya menjadikan driver sebagai pengguna jalan, tetapi juga sebagai duta keselamatan berlalu lintas sekaligus mitra aktif kepolisian.
“Kami dari Organisasi Ojol Jambi sangat mengapresiasi Program Polantas Menyapa Ojol yang saat ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rekan-rekan ojol di berbagai daerah di Indonesia. Khususnya di Jambi, program ini memberikan dampak yang sangat positif,” ungkap perwakilan organisasi tersebut. Mereka menilai program ini memberi ruang bagi para pengemudi untuk berkembang serta berkontribusi dalam peningkatan keselamatan jalan.
Lebih lanjut, para pengemudi ojol merasa bangga dan terharu karena mendapat perhatian serta pendampingan dari pihak kepolisian dalam suasana kekeluargaan. Hubungan harmonis ini digambarkan seperti ikatan anak dan orang tua yang saling menjaga dan mengingatkan.
Semangat kebersamaan ini juga dianggap sejalan dengan visi Presiden RI Prabowo Subianto, yang menginginkan Indonesia lebih peduli dan berkeadilan, termasuk terhadap pekerja transportasi online.
Komunitas Ojol Nusantara disebut sebagai simbol harapan bagi seluruh pengemudi ojol di tanah air. Organisasi Ojol Jambi berharap komunitas ini dapat menjadi wadah diskusi, saling mendukung, dan mempererat persaudaraan antar pengemudi tanpa memandang perbedaan aplikasi atau organisasi yang dipakai.
“Karena pada dasarnya, kami semua adalah keluarga besar yang mencari nafkah di jalan dengan semangat yang sama,” tegas mereka.
Di akhir pernyataannya, Organisasi Ojol Jambi menyampaikan harapan agar Kapolri Listyo Sigit Prabowo diakui sebagai sosok ‘Bapak Ojol Indonesia’. Mereka memandang Kapolri sebagai figur yang selalu membuka ruang komunikasi, memberikan perhatian, serta mendorong terciptanya keamanan dan kenyamanan bagi driver ojol di Indonesia. Dukungan dari beliau dianggap menjadi motivasi besar agar para driver tetap tertib, kompak, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Organisasi Ojol Jambi menutup pernyataan mereka dengan motto yang mencerminkan filosofi organisasi, yaitu: “Ojol kuat karena kebersamaan, dan kebersamaan akan lahir dari rasa saling menghargai.”














