• Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 14, 2026
  • Login
  • BERANDA
  • GIAT SEPEKAN
  • BERITA NASIONAL
  • BERITA DAERAH
  • PELAYANAN
  • Nusantara
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • GIAT SEPEKAN
  • BERITA NASIONAL
  • BERITA DAERAH
  • PELAYANAN
  • Nusantara
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Giat Sepekan Giat Polri

Saat Mayoritas Tertib Bergerak Menjaga Jalan Bersama

Muhamad Dody Firmansyah by Muhamad Dody Firmansyah
26 Mei 2026
in Giat Polri
0 0
0
Jalan yang Aman Adalah Hak Semua Orang

Jalan yang Aman Adalah Hak Semua Orang

Di tengah lalu lintas yang kerap dipenuhi cerita tentang pelanggaran, kemacetan, dan kecelakaan, ada satu hal yang sering terlupakan: sebagian besar masyarakat sebenarnya berusaha tertib. Mereka memakai helm, berhenti di lampu merah, menjaga kecepatan, dan menghormati pengguna jalan lain. Namun kepatuhan sering kalah terlihat dibanding pelanggaran, sehingga suara mayoritas yang tertib tenggelam oleh perilaku segelintir orang yang abai aturan.

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. membaca persoalan itu sebagai tantangan sosial, bukan semata urusan penindakan. Menurutnya, membangun budaya keselamatan tidak cukup hanya dengan mengawasi pelanggar. Yang lebih penting adalah menggerakkan masyarakat tertib agar menjadi kekuatan perubahan di jalan raya.

“Kami ingin mayoritas masyarakat yang tertib ikut menjadi kekuatan perubahan di jalan raya,” ujar Irjen Agus dalam kampanye keselamatan lalu lintas Korlantas Polri. Kalimat itu menunjukkan arah baru Polantas: tidak hanya mencari siapa yang salah, tetapi menguatkan mereka yang sudah benar.

Narasi tentang lalu lintas Indonesia terlalu sering dibingkai secara negatif. Padahal, jika dilihat lebih jernih, banyak pengguna jalan sudah berusaha mematuhi aturan. Mereka mungkin tidak bersuara, tetapi setiap hari ikut menjaga keteraturan jalan dengan tindakan sederhana.

Masyarakat yang berhenti di lampu merah, memberi ruang kepada ambulans, atau tidak melawan arus sesungguhnya sedang menjaga keselamatan bersama. Sayangnya, perilaku baik semacam ini jarang menjadi sorotan. Padahal dari kelompok inilah budaya tertib dapat diperkuat.

Budaya Tertib Harus Diperkuat

Budaya tertib tidak cukup dibangun dengan aturan tertulis. Ia tumbuh dari kebiasaan yang dilakukan berulang hingga menjadi nilai sosial. Ketika disiplin dipandang sebagai sesuatu yang wajar dan terhormat, kepatuhan tidak lagi bergantung pada kehadiran polisi.

Masalahnya, pelanggaran kecil masih sering dianggap biasa. Melawan arus, menyerobot marka, atau menerobos lampu merah kerap dianggap sepele. Padahal dari kebiasaan kecil itulah risiko besar di jalan bermula.

Perubahan pendekatan Polantas terlihat dari ajakan kepada masyarakat untuk menjadi teladan keselamatan. Pengguna jalan yang tertib tidak hanya patuh untuk dirinya sendiri, tetapi juga memberi contoh bagi lingkungan sekitarnya. Inilah bentuk partisipasi publik yang lebih kuat daripada sekadar instruksi formal.

Media sosial, kampanye keselamatan, dan dialog dengan komunitas menjadi ruang baru untuk membangun partisipasi itu. Masyarakat diajak merasa memiliki tanggung jawab terhadap keselamatan jalan. Dengan begitu, budaya tertib tidak lagi hanya datang dari atas, tetapi tumbuh dari bawah.

Kesadaran Sosial Lebih Kuat dari Pengawasan

Tidak ada sistem pengawasan yang mampu mengontrol seluruh perilaku manusia setiap saat. Kamera ETLE bisa merekam pelanggaran, polisi bisa melakukan razia, tetapi tanpa kesadaran sosial, pelanggaran akan terus muncul. Karena itu, fondasi keselamatan yang paling kuat adalah kesadaran masyarakat sendiri.

Ketika seseorang berhenti di lampu merah meski jalan sepi, ia sedang melindungi orang lain yang tidak dikenalnya. Ketika ia memberi jalan kepada ambulans, ia sedang menghargai hak hidup sesama. Di situlah budaya keselamatan tumbuh: bukan karena takut diawasi, tetapi karena peduli terhadap kehidupan bersama.

Baca Juga : Zero ODOL 2027: Membangun Jalan yang Aman untuk Masa Depan Indonesia

Muhamad Dody Firmansyah

Muhamad Dody Firmansyah

Next Post
zero odol 2027

Zero ODOL 2027: Melindungi Jalan, Menjaga Nyawa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Syarat Menjadi Istri TNI dan Tes yang Harus Dihadapi

Syarat Menjadi Istri TNI dan Tes yang Harus Dihadapi

4 Juli 2023
Logo Hari Bhayangkara Ke-80

Resmi Dirilis! Ini Link Unduh Logo Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026

9 Juni 2026
Jenis - jenis seragam polisi

Ragam Jenis Seragam Polisi Indonesia Hingga Maknanya

2 Februari 2024
Tanda Kesatuan Lalu Lintas Korlantas Polri

Logo Korlantas Polri yang Baru

29 Oktober 2024
Alamat dan Nomer Tlp WA Kantor Polisi Terdekat di Jakarta Barat

Alamat dan Nomor Tlp WA Kantor Polisi Terdekat di Jakarta Barat

46
Polres Metro Bekasi Kota

Alamat dan Nomor Telpon Kantor Polisi di Bekasi, Beserta Sosmednya

10
Alamat dan No Whatsapp Kantor Polisi Terdekat di Medan

Alamat dan No Whatsapp Kantor Polisi Terdekat di Medan

9
Alamat dan No Whatsapp Kantor Polisi terdekat di Palembang

Alamat dan No Whatsapp Kantor Polisi terdekat di Palembang

6
Gambar kebijakan zero over dimension over loading 2027

Pemerintah Targetkan Zero ODOL Berlaku Efektif Mulai Januari 2027

14 Oktober 2026
Gambar penangkapan pengedar sabu di Gowa melalui Instagram

Polresta Gowa Bekuk Dua Kakak Beradik Pengedar Sabu Lewat Instagram #ReserseBekerja

13 Oktober 2026
Gambar penipuan masuk Fakultas Kedokteran Rp550 juta

Tim URC Resmob Polda Sulsel Amankan Terduga Pelaku Penipuan Rp550 Juta Modus Masuk Fakultas Kedokteran

13 Oktober 2026
Gambar Polisi Tangkap 24 Orang saat Gerebek Kampung Ambon dan Boncos terkait Kasus Narkoba

Polisi Tangkap 24 Orang saat Gerebek Kampung Ambon dan Boncos

12 Oktober 2026

Berita Rekomendasi

Gambar kebijakan zero over dimension over loading 2027

Pemerintah Targetkan Zero ODOL Berlaku Efektif Mulai Januari 2027

14 Oktober 2026
Gambar penangkapan pengedar sabu di Gowa melalui Instagram

Polresta Gowa Bekuk Dua Kakak Beradik Pengedar Sabu Lewat Instagram #ReserseBekerja

13 Oktober 2026
Gambar penipuan masuk Fakultas Kedokteran Rp550 juta

Tim URC Resmob Polda Sulsel Amankan Terduga Pelaku Penipuan Rp550 Juta Modus Masuk Fakultas Kedokteran

13 Oktober 2026
Gambar Polisi Tangkap 24 Orang saat Gerebek Kampung Ambon dan Boncos terkait Kasus Narkoba

Polisi Tangkap 24 Orang saat Gerebek Kampung Ambon dan Boncos

12 Oktober 2026

Tweets

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© Copyright Polrinews Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • GIAT SEPEKAN
  • BERITA NASIONAL
  • BERITA DAERAH
  • PELAYANAN
  • Nusantara

© Copyright Polrinews Team All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In