Cikeas, Bogor — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memamerkan sederet capaian kerja Polri sepanjang 2026 di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Sigit menyampaikan laporan itu dalam upacara di Lapangan Satuan Latihan (Satlat) Brimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026), yang mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.
Jenderal Sigit menjelaskan keberhasilan institusinya mencakup pemberantasan narkoba, judi online, dan kejahatan di sektor energi, hingga dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan ketahanan pangan, serta penanganan terorisme. Ia menyebut berbagai capaian tersebut sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan sekaligus mengawal program-program strategis pemerintah.
Memberantas Narkoba, Selamatkan 89 Juta Jiwa
Polri mengungkap 24.837 perkara narkotika dan menetapkan 32.792 tersangka sepanjang Januari–Juni 2026. Petugas menyita 3,1 ton sabu, 4,1 ton ganja, 763 ribu butir ekstasi, dan 59,2 juta butir obat keras, dengan total nilai barang bukti mencapai Rp10,4 triliun.
Kapolri menjelaskan langkah ini menyelamatkan sekitar 89 juta jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Polri juga tengah mentransformasi 148 kampung narkoba menjadi kampung bebas narkoba.
Gempur Judi Online
Polri menangani 718 kasus judi online dan menetapkan 1.164 tersangka hingga Juni 2026. Aparat menyita barang bukti senilai Rp1,75 triliun dan memblokir 278 ribu situs serta konten perjudian daring bersama Kementerian Komunikasi dan Digital.
Salah satu kasus yang menonjol adalah pengungkapan jaringan judi online internasional di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, yang melibatkan ratusan warga negara asing.
Tindak Kejahatan di Sektor Energi
Polri mengungkap 464 tindak pidana di sektor energi dan menetapkan 594 tersangka. Petugas menyita 669 ribu liter solar, 80 ribu liter pertalite, dan 30 ribu unit tabung LPG berbagai ukuran.
Kapolri memperkirakan langkah ini menyelamatkan keuangan negara lebih dari Rp756 miliar, dengan salah satu kasus menonjol berupa penyalahgunaan pengangkutan 120 ribu liter biosolar bersubsidi.
Bongkar Jaringan Penyelundupan
Satuan Tugas Penegakan Hukum Tindak Pidana Penyelundupan menangani 47 perkara dan menetapkan 24 tersangka hingga pertengahan 2026.
Polri mengungkap dugaan manipulasi nilai ekspor komoditas fatty matter melalui 87 kontainer serta penyelundupan 28 ton timah ke Malaysia.
Baca Juga : Resmi Dirilis! Ini Link Unduh Logo Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026
Perkuat Program Makan Bergizi Gratis
Polri membangun 1.415 dari target 1.500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga Juni 2026, dengan rincian 828 unit telah beroperasi, 227 unit dalam tahap operasional, dan 360 unit masih dalam pembangunan — termasuk 33 unit di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Polri memproyeksikan jaringan dapur MBG ini melayani 3,5 juta penerima manfaat dan menyerap 70,7 ribu tenaga kerja.
Untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan, Polri mengantongi 348 sertifikat laik higiene sanitasi, 146 sertifikat jaminan produk halal, dan 285 sertifikat uji laboratorium air, serta melatih 305 koki.
Polri juga menyusun buku “Rasa Bhayangkara Nusantara” berisi 80 menu untuk menambah variasi makanan sekaligus memastikan standar nutrisi. Berkat penerapan prinsip food safety yang konsisten, Sigit mengeklaim SPPG Polri mempertahankan zero accident.
Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Polri menggandeng 12.420 pelaku usaha — mulai dari UMKM, petani, peternak, nelayan, hingga koperasi — untuk memperkuat rantai pasok bahan baku MBG.
Institusi ini juga mengembangkan sumber pangan mandiri seperti greenhouse, kolam ikan bioflok, serta peternakan sapi, kambing, dan ayam.
Di sektor jagung, Polri mendorong penanaman komoditas pada lahan garapan seluas 1,37 juta hektare dan mencatat total produksi 5,7 juta ton jagung sejak 2025 hingga kuartal kedua 2026.
Polri turut memfasilitasi akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani melalui kerja sama dengan bank-bank milik negara.
Baca Juga : Makna Logo Hari Bhayangkara Ke-80
Pertahankan Zero Terrorist Attack
Kapolri menegaskan Polri mempertahankan rekor nol serangan teror di Indonesia sejak 2023. Ia menyebut capaian ini merupakan hasil penerapan strategi penanggulangan terorisme yang komprehensif, menggabungkan pendekatan soft approach dan hard approach secara simultan untuk menutup ruang gerak sel-sel teror.
Kapolri menutup laporannya dengan menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan Polri.
Ia menyatakan berbagai capaian tersebut memotivasi institusinya untuk terus meningkatkan kualitas layanan demi mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, sejalan dengan persiapan bangsa menyambut bonus demografi.
Sumber: Kompas.com, Antara, Tempo, Media Indonesia, Viva, Satelit News, Headline.co.id, Bengkulu Ekspress, Liputan6, Gebrak.id (diakses 2 Juli 2026)














