Jakarta – Korlantas Polri mengadakan pelatihan penggunaan kendaraan patroli berbasis baterai bagi petugas kepolisian, bertempat di Fave Hotel Jakarta pada hari Rabu (20/11/2024).
Acara ini memperkenalkan anggota kepolisian dengan kendaraan listrik terbaru dan mempersiapkan mereka untuk mengimplementasikan teknologi ini dalam tugas patroli, pengawalan, dan pengawasan di lapangan.
Keseriusan Korlantas Polri dalam menyesuaikan diri dengan teknologi kendaraan patroli yang lebih ramah lingkungan terlihat nyata melalui program pelatihan ini.
Pelatihan operasional kendaraan listrik kepolisian ini dibuka oleh Kasubdit Tata Tertib (Tatib) Ditgakkum Korlantas Polri, Kombes Pol Herry Rio Prasetyo, yang memberikan pemaparan mendetail terkait dengan adaptasi kepolisian terhadap kendaraan patroli elektrik.
Menurut beliau, sebanyak 59 unit kendaraan listrik akan didistribusikan, dengan 49 unit di antaranya akan digunakan oleh Korlantas Polri sendiri dan 10 unit lainnya akan diserahkan kepada Polda Kalimantan Timur.
“Pelatihan ini sangat penting agar anggota lebih memahami cara mengoperasikan kendaraan listrik ini, serta fitur-fitur yang ada untuk mendukung tugas patroli dan pengawalan. Dengan adanya fitur ini, diharapkan proses pembuatan laporan di lapangan menjadi lebih mudah dan efisien, tidak lagi perlu mengetik manual,” terang Kombes Herry.
Berbekal strategi pelatihan penggunaan kendaraan berbasis baterai, Korlantas Polri memperlihatkan jerkat seriusnya dalam pelatihan kepolisian penggunaan teknologi kendaraan listrik.
Kombes Herry menambahkan harapan yang lebih besar, bahwa kendaraan ini akan membantu memperlancar tugas di lapangan dan mendorong pengurangan emisi karbon, sehingga membawa kontribusi positif tidak hanya dalam tugas Polri tetapi juga upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Sementara itu, Korlantas Polri juga mengenalkan aplikasi SILANCAR, yang merupakan platform yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan Polisi dan masyarakat, sekaligus mengakomodasi perubahan perilaku pengemudi generasi X, Y, dan Z yang dipengaruhi oleh perubahan cara berkomunikasi dan merespons berita, serta peningkatan fitur canggih pada kendaraan.
SILANCAR bekerja sebagai agregator yang menyediakan berbagai modul seperti To Do List, Routine Patrols, Police Escort, Communication, SOS, dan Vehicle Identity.
Aplikasi ini terdiri dari aplikasi berbasis web yang dapat diakses oleh masyarakat untuk berpartisipasi dalam penciptaan kamtibmas di lingkungan sekitar dan meminta bantuan pengawalan, serta aplikasi android native yang ada di tablet (yang dipasang di kendaraan) dan mobile phone (untuk komunikasi petugas).
Dalam pelatihan patroli PJR dengan kendaraan listrik ini, diharapkan bahwa dengan pengenalan teknologi dan platform aplikasi seperti SILANCAR, anggota kepolisian akan lebih efisien dalam melaksanakan tugas-tugasnya dan sekaligus meningkatkan citra positif dari masyarakat.














