Pemerintah resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas one way nasional pada Selasa, 24 Maret 2023 siang di seluruh lajur tol sebagai antisipasi puncak arus balik Lebaran yang diprediksi berlangsung hari ini. Pemberlakuan one way ini diawali dengan pengibaran bendera (flag off) oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran, termasuk Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menko PMK Pratikno, dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfhi, di KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung.
Menko PMK Pratikno menyatakan bahwa pembukaan jalur tol satu arah ini merupakan bagian dari upaya manajemen arus balik yang bertujuan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, mengurai kepadatan lalu lintas, serta menjaga keselamatan dan kenyamanan pengendara selama perjalanan. One way nasional diterapkan mulai KM 414 GT Kalikangkung hingga KM 70 Tol Jakarta-Cikampek (Japek).
Sebelumnya, pemerintah memperkirakan puncak arus balik Lebaran terjadi pada tanggal 24-25 Maret dan 28-29 Maret. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengimbau agar pemudik tidak melakukan perjalanan balik pada 24 Maret untuk menghindari penumpukan kendaraan di jalur tol. “Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya rekan-rekan kita yang saat ini berada di kampung halaman, agar tidak kembali pada tanggal 24, supaya tidak terjadi penumpukan,” kata Agus kepada wartawan, Minggu (22/3).
Agus juga menyarankan masyarakat memanfaatkan kebijakan kerja dari mana saja (work from anywhere/WFA) pada tanggal 26, 27, dan 28 Maret. Dengan demikian, arus kendaraan yang melakukan perjalanan balik bisa tersebar dan tidak menumpuk pada satu waktu tertentu. “Silakan manfaatkan work from anywhere tanggal 26, 27, 28 itu masih work from anywhere. Mungkin bisa kembali di tanggal 26, tanggal 27,” ujarnya.














